Minggu, 18 Desember 2011

PTOSIS


Kelopak mata yang turun atau menggantung serta tidak dapat membuka dengan sempurna, secara medis disebut dengan Ptosis. Pada kondisi ini kelopak mata tidak dapat membuka dengan optimal saat memandang lurus ke depan dan ukuran kelopak terlihat lebih kecil dibandingkan mata normal.
Secara garis besar ptosis dibagi menjadi 2 jenis yaitu: Congenital Ptosis dan Acquired Ptosis. Congenital Ptosis merupakan ptosis bawaan sejak lahir dan biasanya hanya mengenai satu mata. Ini terjadi karena kesalahan pembentukan otot kelopak mata serta kerusakan saraf akibat lemahnya otot rektus superior.
Sedangkan Acquired Ptosis, biasanya disebabkan akibat bertambah panjangnya otot pengangkat kelopak mata, pertambahan usia, trauma kecelakaan, stroke, tumor otak, diabetes, serta kanker yang mempengaruhi saraf atau respon otot.
Gejala ptosis dapat dikenali lewat beberapa hal berikut:
•    Kelopak mata atas menutup secara tidak normal
•    Peningkatan produksi air mata
•    Iritasi karena kornea terus tertekan kelopak mata
•    Kesulitan membuka kelopak mata secara normal
Penanganan ptosis dilakukan dengan cara mengevaluasi penderita setiap 3 atau 4 bulan dan pada ptosis akut diperlukan operasi untuk memperkuat otot levator palpebra (otot kelopak mata atas). Operasi dapat dilakukan pada berbagai usia, tergantung dari keparahan penyakitnya. (TR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar